×

Uh-oh, it looks like your Internet Explorer is out of date.

For a better shopping experience, please upgrade now.

Anatomi Lelucon Di Indonesia
     

Anatomi Lelucon Di Indonesia

5.0 1
by Darminto M Sudarmo
 
Anatomi Lelucon Di Indonesia
by Darminto M Sudarmo

Refleksi mengenai anatomi lelucon di Indonesia, tentu saja cukup seru. Ada yang mutu ada yang begitu-begitu saja. Tetapi, seperti kata para ahli, apa yang terjadi di dunia lelucon, seperti itulah yang terjadi di berbagai bidang lain. Dengan kata lain, kalau lelucon kita membuat kita bangga atau malu,

Overview

Anatomi Lelucon Di Indonesia
by Darminto M Sudarmo

Refleksi mengenai anatomi lelucon di Indonesia, tentu saja cukup seru. Ada yang mutu ada yang begitu-begitu saja. Tetapi, seperti kata para ahli, apa yang terjadi di dunia lelucon, seperti itulah yang terjadi di berbagai bidang lain. Dengan kata lain, kalau lelucon kita membuat kita bangga atau malu, seperti itu pula sikap kita terhadap negara kita, pemerintah kita, birokrasi kita, masyarakat kita dan seterusnya. Suka atau tidak, apa yang terjadi pada produk lelucon kita adalah merupakan representasi dari apa yang terjadi pada produk budaya kita secara umum, pada semua yang ada pada kita.

Ungkapan ini sepertinya terkesan eskapis dan mau enaknya saja, tetapi kita semua pasti sudah sangat paham, dan tak dapat mengelak dari hubungan yang kait mengkait antara yang mikro dan yang makro, antara yang makro dan yang mikro. Tanpa berupaya berapologia, niat tulisan ini sebenarnya ingin mengetengahkan bagian-bagian dari gejala yang nyata ada dan penuh dinamika, namun lolos dari perhatian dan kajian orang-orang ahli, para pakar dan sebagainya.

For additional information on publishing your books on iPhone and iPad please visit www.AppsPublisher.com

Product Details

BN ID:
2940012660497
Publisher:
Apps Publisher
Publication date:
03/04/2011
Sold by:
Barnes & Noble
Format:
NOOK Book
File size:
810 KB

Meet the Author

Darminto M. Sudarmo

Dilahirkan di Kendal, Jawa Tengah, 23 Maret 1956. Sejak SMP kelas dua sudah aktif menggambar kartun, namun setelah kelas satu SMA, 1973, baru kartunnya dimuat di Majalah Panjebar Semangat, Surabaya. Sesudah itu ia makin aktif mengirim kartun ke berbagai media daerah maupun ibukota. Setidaknya ada tiga inisial yang sering dia pakai untuk menandai karya kartunnya; yaitu: Odios, Mas Dar dan Dar MS.

Selain aktif menggambar kartun, Darminto juga aktif menulis. Dari artikel, cerita pendek, puisi hingga laporan jurnalistik. Bahkan tulisan pertamanya yang bernuansa “dewasa” dimuat justru di Koran Mingguan berbahasa Jawa, Djoko Lodang. Jenis tulisannya artikel atau opini, berjudul antara lain: Maca (Membaca), Sikep yen Nampa Panacad utawa Kritik (Sikap Saat Menerima Teguran atau Kritik) dan lain-lain, padahal saat itu dia masih kelas satu SMA dan menulisnya pun dengan tulisan tangan. Untunglah redaksi Djoko Lodang memberi kesempatan kepada para penyumbang naskah dengan tulisan tangan asalkan ditulis dengan huruf kapital semua.

For an author bio and photo, reviews and a reading sample, visit www.drom.mobi

Customer Reviews

Average Review:

Post to your social network

     

Most Helpful Customer Reviews

See all customer reviews

Anatomi Lelucon Di Indonesia 5 out of 5 based on 0 ratings. 1 reviews.
Anonymous More than 1 year ago
I realy want a mate! I am white,gray,and black. I am a she cat.